Rabu, 05 Maret 2014

http://smp2godean.blogspot.com


http://tiksmp2godean.blogspot.com


http://janucahpare.blogspot.com
Nama   : Esa juang laksono
Kelas   : 9A
No       :10
Alamat : Kowanan,Sidoagung, Godean, Sleman
Hobby : Sepakbola
TTL     : 14 April 1999


Tujuan untuk mendapat nilai ujian praktik TIK

Selasa, 04 Maret 2014

belajar







A. Pengertian Belajar
Image
Belajar merupakan kegiatan berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam setiap jenjang pendidikan. Dalam keseluruhan proses pendidikan,  kegiatan belajar merupakan kegiatan yang paling pokok dan penting dalam keseluruhan proses pendidikan.
Belajar adalah proses atau usaha yang dilakukan tiap individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan maupun sikap dan nilai yang positif sebagai pengalaman untuk mendapatkan sejumlah kesan dari bahan yang telah dipelajari. Kegiatan belajar tersebut ada yang dilakukan di sekolah, di rumah, dan di tempat lain seperti di museum, di laboratorium, di hutan dan dimana saja. Belajar merupakan tindakan dan perilaku siswa yang kompleks. Sebagai tindakan maka belajar hanya dialami oleh siswa sendiri dan akan menjadi penentu terjadinya atau tidak terjadinya proses belajar.
Definisi Belajar Menurut Para Ahli
Belajar adalah sebuah proses perubahan di dalam kepribadian manusia dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, ketrampilan, daya pikir, dan kemampuan-kemampuan yang lain.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi belajar menurut beberapa ahli:
# Gagne (The Conditions of Learning 1977)
Belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.
# Arno F. Wittig ( Psychology of Learning  1981 )
Perubahan yang relatif menetap yang terjadi dalam segala macam tingkah laku suatu organisme sebagai hasil belajar.
# James Patrick Chaplin ( Di 2.ctionary of Psychology 1985 )
Belajar dibatasi dengan dua macam rumusan. Rumusan pertama Belajar adalah perolehan perubahan tingkah laku yang relatif menetap sebagai akibat latihan dan pengalaman. Rumusan kedua Belajar ialah proses memperoleh respons-respons se
bagai akibat adanya latihan khusus.
# Hintzman, Douglas L  ( The Psychology of Learning and Memory 1987 )
Suatu perubahan yang terjadi dalam diri organisme, manusia atau hewan, disebabkan oleh pengalaman yang dapat tingkah laku organisme tersebut.
 

B. Strategi Belajar yang Efektif dan Efisien
 1. Jangan paksa belajar  pada satu kegiatan
  2. Saat mau belajar memiliki rencana
 3. Tepati rencana belajar sebagai kebiasaan
 4. Memiliki tujuan khusus di setiap kegiatan belajar
 5. Sekali-kali jangan menunda belajar
 6. Dahulukan pelajaran yang paling sulit
 7. Selalu mengulang catatanmu sebelum mulai mengerjakan tugas
 8 gangguan selama belajar. Jangan biarkan ada 
 9. Ikuti belajar kelompok dengan efektif
 10. Catat ulang setiap tugas, dan materi setiap minggu terakhir
 11. Hindari Belajar Berlebihan
 12. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
 13. Disiplin Dalam Belajar
 14. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
  15. Belajar Dengan Serius dan Tekun


sejarah suporter pss

sejarah suporter pss sleman
Brigata Curva Sud atau lebih dikenal dengan sebutan BCS adalah salah satu komunitas pendukung / supporter kesebelasan sepak bola PSS Sleman. Brigata Curva Sud bermarkas di tribun selatan Stadion Maguwoharjo yang juga dipakai sebagai nama komunitas tersebut "Curva Sud". Brigata Curva Sud berbeda dengan suporter sepakbola Indonesia pada umumnya, mereka memiliki cara unik tersendiri untuk mendukung tim kesayangannya PSS Sleman. Salah satunya, melakukan koreografi disaat pertandingan berlangsung seperti ultras-ultras di Italia pada umumnya. Brigata Curva Sud mewajibkan anggotanya untuk bersepatu dan berpakaian rapi disaat mendukung tim kebanggaan mereka PSS Sleman.
Saat mendukung PSS Sleman, mereka bernyanyi tanpa henti selama 2x45 menit dan uniknya mereka tidak pernah menyanyikan chant yang berbau rasis seperti kebanyakan suporter sepakbola di Indonesia. Chant mereka pun berbeda dengan suporter Indonesia kebanyakan, Brigata Curva Sud menyanyikan lagu yang masih asing bagi telinga awam penikmat sepakbola Indonesia karena liriknya pun yang terkadang menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Italia.


Struktur Organisasi

Brigata Curva Sud tidak mengenal struktur kepengurusan dan juga pemimpin seperti dalam mottonya "No Leader Just Together", hal ini dimaksudkan agar seluruh anggota mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam setiap pengambilan keputusan dan melaksanakan kebijakan yang telah disepakati. Tanpa kepengurusan, BCS bukan berarti liar tak terkendali. BCS memiliki cara sendiri untuk menjaga etika dalam memberikan dukungan kepada klub PSS Sleman. Brigata Curva Sud terdiri dari kelompok-kelompok kecil yang beranggotakan puluhan hingga ratusan, dalam kelompok-kelompok tersebut diorganisir oleh satu koordinator yang telah ditunjuk oleh kelompoknya. Dalam mengambil kebijakan, koordinator-koordinator komunitas tersebut berkumpul untuk membahas persoalan yang ada sehingga mencapai kesepakatan bersama. Setelah mendapat kesepakatan, koordinator menyampaikannya ke anggota komunitasnya. Selain itu, Brigata Curva Sud juga sangat menjunjung tinggi kebersamaan dan kekeluargaan.

Ladies Curva Sud

Selain anggota Brigata Curva Sud yang mayoritas adalah kaum laki-laki, terdapat pula pendukung perempuan yang tergabung dalam subgrup dengan sebutan Ladies Curva Sud atau disingkat LCS. Mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda mulai dari pelajar, mahasiswi, wanita karir, hingga ibu rumah tangga sekalipun.

koreo Brigata Curva Sud saat PSS Sleman vs PPSM Magelang 27 Mei 2012

Loyalitas

Loyalitas Brigata Curva Sud terhadap tim kesayangannya terbukti dengan mewajibkan anggota komunitasnya membeli tiket untuk menonton pertandingan PSS Sleman. Sehingga tercipta istilah "No Ticket, No Game", hal tersebut mengakibatkan peningkatan pendapatan PSS Sleman yang sangat besar pada laga kandang mereka.
Kesetian para anggota Brigata Curva Sud yang selalu memegang teguh prinsip "Ora Muntir" yang berarti tidak takut apapun, selalu diaplikasikan dalam kehidupan seorang Ultras, misalnya:
  • Mereka membeli tiket masuk stadion. Brigata Curva Sud turut serta sebagai pelopor dalam mengkampanyekan kebiasaan membeli tiket untuk pertandingan PSS Sleman. Sehingga seluruh pendukung PSS Sleman (Sleman Fans) baik Brigata Curva Sud, Slemania, dan penonton umum selalu memegang prinsip "No Ticket, No Game". Bahkan BCS rela menyisihkan dana tambahan selain tiket untuk keperluan Dana Kreativitas.
  • Bernyanyi selama pertandingan berlangsung (90 Menit) tanpa henti. Terkadang suporter lain hanya bisa mencaci ketika klubnya ketinggalan ataupun kalah, tetapi tidak begitu dengan Brigata Curva Sud yang selalu berteriak lantang ketika klubnya kalah karena disaat seperti itu pemain lebih membutuhkan dukungan, bukan cacian. Mereka terus bernyanyi walau pertandingan berakhir dengan kekalahan.
  • Melakukan Koreografi. Ada yang berbeda di tribun yang di tempati Brigata Curva Sud ketika setiap menjelang dimulainya pertandingan babak kedua. Setiap orang membawa satu kertas bewarna yang tidak semuanya sama. Ketika peluit babak kedua ditiup, mereka mulai bernyanyi dan mengangkat kertas yang mereka bawa. Setelah diangkat ternyata membentuk suatu koreografi yang bisa dikatakan bagus. Ya inilah salah satu gebrakan baru yang dilakukan oleh Brigata Curva Sud ketika mendukung klub kebanggaannya, yaitu dengan melakukan koreografi menggunakan kertas. Koreografi yang mereka lakukan tidak hanya mampu melecut semangat pemain yang sedang bermain, tetapi juga mampu menghibur penonton lain yang ada di dalam stadion.
  • Mampu Membantu Keuangan Klub. Seperti suporter-suporter di luar negeri yang mampu menghidupi klub kebanggaannya, Brigata Curva Sud berusaha untuk mampu memberikan dukungan tehadap klub kebanggaannya dengan membantu keuangan klubnya. Saat ini banyak klub-klub di Indonesia yang tidak mampu membayar pemainnya yang sudah dikontrak. Seperti halnya kasus pemain yang sakit dan tidak bisa membayar biaya pengobatannya karena tunggakan gaji yang belum terbayarkan hingga akhirnya meninggal dunia. Hal seperti ini yang dihindari oleh Suporter PSS Sleman (Sleman Fans). Ketika suporter lain berusaha masuk ke dalam stadion dengan gratis, tidak begitu dengan mereka. Mereka membeli tiket karena itulah salah satu pemasukan terbesar dari klub kebanggaannya. Dengan membeli tiket maka mereka berpartisipasi dalam menghidupi klub kebanggaan warga Sleman.

Bisnis

Brigata Curva Sud menunjukkan konstribusi kepada tim kebanggaannya PSS Sleman dengan memiliki beberapa usaha yang beberapa persen royaltinya akan digunakan sebagai dana sponsor untuk tim kesebelasan PSS Sleman. Beberapa usaha Brigata Curva Sud diantaranya adalah Curva Sud Shop dan Curva Sud Market.

Curva Sud Shop 1976

Curva Sud Shop biasa disingkat CSS / CSShop yang berdiri sejak tahun 2012 merupakan outlet merchandise resmi Brigata Curva Sud. Outlet yang berada di komplek Ruko Delima ini menjual berbagai perlengkapan original Brigata Curva Sud. Di CSS dijual berbagai macam perlengkapan Brigata Curva Sud ketika mendukung klub kesayangannya, seperti kaos, jaket, syal, slayer dan berbagai perlengkapan lainnya. Keuntungan yang didapat oleh CSS beberapa akan disumbangkan untuk PSS Sleman.

Curva Sud Mart 1976

Curva Sud Mart atau CSMart semacam toko kelontong perlengkapan suporter, merupakan unit usaha baru milik komunitas suporter Brigata Curva Sud yang didirikan pada awal Juni 2013. Toko ini berada persis di depan Curva Sud Shop.

pantun

Pohon ara dibuat gubuk..,
Pasang pasak biar tegak..,
Resiko asmara dunia facebook.. ,
Cinta ditolak blokir bertindak..

Bankok kota seribu pagoda
Mekah adalah kota suci
Ku akui kausungguh menggoda
tapi sayang kau seorang banci

alat militer yg canggih


Organisme Sintetis Bio Design


Mungkin ini adalah ilmu gila Pentagon yang telah tercipta, dengan proyek yang paling radikal. DARPA mencari untuk menulis ulang hukum-hukum evolusi untuk keuntungan militer, menciptakan “organisme sintetis” yang dapat hidup selamanya – atau dapat dibunuh dengan menjentikkan saklar molekuler. DARPA mengeluarkan dana sebesar US$ 6 juta (Rp 53,7miliar) untuk proyek menciptakan mikroorganisme ‘yang diprogram hidup selamanya’. Mikro organisme ini berisi molekul yang membantu bertahan hidup, serta dapat digunakan untuk membunuh hanya dengan jentikan switch. Debut senjata ini masih belum diketahui. (Bio Design Synthetic Organisms).
DARPA jugaberencana untuk mengeluarkan $ 20.000.000 untuk menjalankan program biologi sintetis baru, dan $ 7.500.000 dikeluarkan untuk menjadi “meningkatkan beberapa dekade kecepatan yang kita urutkan.

Inilah Robot Perang Buatan Indonesia Yang Dikagumi Inggris

Inilah Robot Perang Buatan Indonesia Yang Dikagumi Inggris

Mungkin Anda sering melihat alat-alat perang canggih luar negeri, namun ternyata Indonesia juga tidak kalah canggih dalam membuat robot perang.

Di Swindon, Inggris, seorang peneliti asal indonesia bernama Dr. Subchan bersama timnya dinyatakan sebagai pemenang Minister of Defense (MoD) Grand Challenge.

MoD Grand Challenge merupakan lomba bergengsi untuk mencari teknologi terapan di dunia militer yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Inggris.

Dr. Subchan merupakan pria yang lahir di Jombang, Jawa Timur, bersama Team Stellar mengembangkan Saturn (Sensing and Autonomous Tactical Urban Reconnaissance Network).

Inilah Robot Perang Buatan Indonesia Yang Dikagumi Inggris

Di mana robot Saturn ini merupakan robot terpadu dengan tiga komponen yang dapat mendeteksi ancaman musuh, baik di darat maupun udara, yang bisa mengidentifikasi kekuatan dan posisi musuh di medan pertempuran.